Tahun Baru 2018, antara Harapan dan Tantangan
Perlu Me reset Cara Berpkir Kita
Tahun baru 2018 sudah diambang pintu. Suasana hiruk pikuk dalam menyambut tahun baru ini, sudah sangat terasa. Mall sudah sejak seminggu lalu sudah memasang spanduk dengan warna dan huruf mencolok, mengucapkan Selamat Natal dan sekaligus Happy New Year.
Mengapa setiap tahun baru dirayakan ? Walaupun tidak semua orang merayakannya secara phisik dengan melakukan traveling ke berbagai negara atau menginap satu dua malam di hotel berbintang, tapi setidaknya dalam hati setiap orang terbersit sebuah harapan.
Semoga tahun baru ini,membawa keberuntungan atau setidaknya memberikan peluang yang lebih besar untuk mengubah nasib,menjadi lebih baik .Bagi yang hidupnya sudah mapan, harapannya adalah semoga lebih sukses lagi meraih impian demi impian.
Harapan dan Tantangan Adalah Sejoli Yang Tidak Terpisahkan
Harapan bahwa ditahun baru ini,akan membawa perubahaan dalam hidup kita kearah yang lebih baik. Harapan bahwa impian yang selama ini belum dapat diraih, tahun ini akan menjadi kenyataan. Akan tetapi harapan dan tantangan adalah sejoli yang tidak terpisahkan. Karena antara :"harapan" dan terwujudnya impian demi impian,ada jurang yang harus diseberangi..
Ada jarak waktu yang harus ditempuh ,serta ada resiko yang harus diambil. Inilah tantangan yang tidak mungkin dielakkan. Dengan menyadarinya,maka kita sudah mempersiapkan mental kita, bahwa perjalanan kedepan ,belum tentu lebih muius daripada tahun tahun yang sudah dilalui
.Bahkan boleh jadi,tahun ini,perjalanan hidup yang akan kita tempuh ,akan lebih terjal dan curam,dibandingkan dengan apa yang sudah kita lalui .Persiapan mental,merupakan modal utama untuk dapat meraih impian hidup kita.
Seandainya secara mental kita belum siap,maka perlu melakukan;" reset" dalam cara berpikir kita. Karena langkah pertama untuk mengubah nasib,adalah dengan mengubah atau me reset cara berpikir kita. "Change your mind and your life will be change"Ubahlah cara berpikir kita,maka hidup kita juga akan berubah." Ini bukan slogan kosong,melainkan ditulis berdasarkan pengalaman hidup pribadi. Bagaimana dari hidup merangkak dilumpur kehidupan,selama bertahun tahun dan hidup berubah, ketika saya mau mengubah cara berpikir .
The Power of Mind
Mengubah sikap mental,memerlukan kekuatan pikiran.bahwa sesungguhnya ,tidak ada yang mustahil dalam hidup ini. Sesuatu menjadi tidak mungkin,karena kita yang berpikir demikian, maka jadilah sesuai dengan keyakinan kita. "All the miracles ,begin in the mind"
Kalau dulu tidak ada orang yang berani berpikiran "gila" bahwa manusia bisa terbang,maka hingga kini, kita tidak akan pernah menikmati perjalanan lewat udara dengan pesawat terbang. Bilamana tidak ada orang yang berani berpikir bahwa menanak nasi, tidak perlu menggunakan kayu bakar dan tungku,maka hingga kini, kita tidak dapat menikmati "rice cooker"
Nah, tulisan ini mungkin sudah mengelantur terlalu jauh dari topik artikel.tapi setidaknya,untuk mempermudah menemukan, benang merah yang menghubungi antara harapan dan tantangan,perlu ada setting ulang, cara berpikir kita.
Renungan Menyongsong Tahun Baru 2018
Harapan membuat kita menjadi lebih bersemangat atau setidaknya sebuah harapan,mencegah kita agar tidak terjerumus masuk kejurang keputusasaan. Karena bila orang sudah putus asa menghadapi berbagai masalah pelik dalam hidupnya,maka sesungguhnya pada saat itu hidupnya sudah berahir. Orang yang putus asa adalah ibarat orang yang sudah mati sebelum kematian sesungguhnya datang menjemputnya.
Karena itu,apapun masalahnya,jangan pernah putus asa ! Life is a problem. No problem,means life is ended.
Baca Juga





